Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

8 Fakta Dosen Diduga Lecehkan Mahasiswi di sebuah Kost di Singaraja Bali

Minggu, 07 Mei 2023 | 17:52 WIB Last Updated 2023-05-08T01:32:02Z



Buleleng,Bali infosingaraja.com - Polisi lakukan pengkajian kasus dosen diperhitungkan lakukan penghinaan seksual pada mahasiswi di Kabupaten Buleleng, Bali. Aktor ditangkap dan dicheck sebagai saksi di Unit Pelindungan Wanita dan Anak (PPA) Unit Reserse Kriminil (Sat Reskrim) Polres Buleleng.

"Ini hari kami kerjakan pemeriksaan pada terduga. (Pemeriksaannya) belum usai," kata Kasat Reskrim Polres Buleleng AKP Picha Armedi, Sabtu (7/5/2023).


Beberapa bukti tersingkap dalam kasus ini. Berikut 8 Faktanya :


1. Aktor Dengan inisial PAA

Dari salinan laporan polisi yang diterima detikBali tersangka aktor dijumpai dengan inisial PAA.


2. Bukti CCTV Dikirimkan ke Labfor Polda Bali

Polres Buleleng memberikan bukti rekaman CCTV peristiwa penghinaan seksual mahasiswi di Buleleng ke Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Bali. Hal itu dilaksanakan untuk memeriksa keaslian bukti rekaman CCTV yang diterima penyidik.

Kasat Reskrim Polres Buleleng AKP Picha Armedi menjelaskan jika penyidik telah mendapat rekaman CCTV yang komplet.

"(Itu yang di sosmed dipotong?) Kelihatannya demikian, karena timeline-nya kami saksikan tidak ini. Karena itu kami mencari yang asli. Telah kami dapatkan, masih dibawa ke lab," kata Picha diverifikasi, Sabtu (6/5/2023).

Hasilnya, sebutkan Picha, akan diterima penyidik Senin (8/5/2023) depan. Sekalian menanti hasil labfor, dia akan mengecek saksi-saksi lain.


3. Mahasiswi Akan Lalui Visum

Mahasiswa yang diperhitungkan dilecehkan oleh dosennya akan jalani visum. Hal tersebut dilaksanakan untuk perkuat tanda bukti yang telah didapat oleh penyidik.

"Ada banyak anggota badan korban yang disentuh. Jika ada cedera kekerasan akan kelihatan hasil dari visum kelak," kata Picha.


4. Dosen Baru Pertama Kali ke Kos

Picha mengatakan dosen yang diperhitungkan lakukan penghinaan seksual berkunjung mahasiswinya baru 1x di dalam rumah kosnya. Dalam lawatan pertama itu, tersangka aktor terekam CCTV diperhitungkan akan lakukan hal yang tidak senonoh.

"Jika info dari korban ucapnya baru pertama kalinya ke sana. Di saat itu saja. Tetapi kami masih perlu check saksi lainnya kembali untuk pastikan ini," terangnya.

Pada waktu itu, lanjut Picha, tidak ada yang membantu korban. "Korban waktu itu cuma ngomong, jika dosen ini melakukan kembali, korban akan berteriak. Jadi dosen ini pulang sendiri," terang Picha.


5. Dosen Mengajarkan Keperawata

Dosen berisinial PAA itu rupanya mengajarkan di Sekolah Tinggi Pengetahuan Kesehatan (STIKES) Buleleng.

"Nggih, mengajarkan (di) Program Study Keperawatan," kata Ketua STIKES Buleleng I Made Sundayana saat diverifikasi dikonfirmasi, Sabtu (6/5/2023).


6. Baru Mendapatkan Gelar Doktor

Berdasar info yang tersebar di sosial media, PAA baru saja ini mendapatkan gelar doktor di salah satunya kampus negeri di Bali.


7. Terancam Dikeluarkan

Sundayana memberikan seutuhnya proses hukum pada PAA ke kepolisian. Dia juga tidak enggan mengeluarkan PAA sebagai dosen bila bisa dibuktikan bersalah.

"Jika bisa dibuktikan (bersalah), saya sebagai pimpinan benar-benar mencela hal itu. Pasti berikan ancaman berat lah, dapat sampai pemberhentian," tegasnya.

Walau demikian, ia minta seluruh pihak untuk selalu memprioritaskan azas praduga tidak bersalah. Menurut dia, pemberian ancaman akan diambil apabila sudah ada keputusan pengadilan.


8. Tidak Persulit Korban Meneruskan Study

Di lain sisi, Sundayana pastikan tidak menyulitkan mahasiswi atau korban untuk meneruskan pendidikannya di STIKES Buleleng. "Jika proses di universitas masih tetap kami saranai, namanya anak didik. Maka tidak perlu cemas untuk permasalahan itu," pungkasnya.

Sebelumnya telah dikabarkan, sangkaan penghinaan itu terjadi pada Jumat (5/5/2023) sekitaran jam 01.15 Wita. Korban awalannya membuat status mengenai persoalan hidupnya di WhatsApp. Status itu disikapi oleh dosennya yang tawarkan menanyakan alamat dan jalan keluar.

Tindakan itu trending di sosial media (sosmed). Rekaman CCTV peristiwa itu tersebar di sosmed dan dibagi oleh beberapa akun.

Singkat kata, si dosen datang di kost mahasiswinya. Tetapi, dia disebutkan meraba-raba badan korban. Terkejut, korban lari buka pintu dan keluar kamar.

Tapi, dosen itu menarik pinggang korban secara paksakan supaya kembali masuk ke dalam kamar. Korban berteriak dan berusaha menantang sampai sukses keluar kamar itu.

×
Berita Terbaru Update